
Sukoharjo, 23 September 2026 — Kepala Pusat Publikasi dan Rumah Jurnal UIN Salatiga, Dr. Faizal Risdianto, M.Hum., membagikan wawasan mendalam mengenai Cultural Translation dalam Seminar Pelatihan Penerjemahan yang diselenggarakan oleh UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta pada Rabu (23/9/2026). Kehadiran beliau menegaskan komitmen Kampus Publikasi dan Rumah Jurnal UIN Salatiga dalam mendorong penguatan kapasitas akademik dan kualitas publikasi ilmiah berbasis kebudayaan serta literasi lintas bahasa.
Dalam pemaparannya, Dr. Faizal Risdianto menekankan bahwa penerjemahan artikel maupun naskah ilmiah tidak dapat dilepaskan dari konteks budaya dan sosial masyarakat penuturnya. Sebagai pakar dari Kampus Publikasi dan Rumah Jurnal UIN Salatiga, beliau menjelaskan bahwa penerjemahan tidak hanya berkaitan dengan pemindahan makna tekstual semata, melainkan bagaimana sebuah pesan dan pemikiran akademik dapat dipahami secara tepat dalam konteks budaya sasaran. Menurutnya, peran penerjemah dan editor jurnal sangat penting dalam mencegah kesalahpahaman makna akibat perbedaan budaya dan struktur bahasa.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, H. Sulhani Hermawan, M.Ag., ini menyoroti pentingnya kompetensi penerjemahan bagi mahasiswa dan akademisi untuk mengakses serta menghasilkan referensi tingkat internasional. Selain materi Cultural Translation dari Dr. Faizal Risdianto, seminar ini juga menghadirkan Dr. Nur Saptaningsih, M.Hum., yang membawakan topik “AI Can Translate. What Can We Do Then?” terkait evaluasi hasil terjemahan berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui aspek accuracy, acceptability, dan readability.
Melalui kontribusi aktif Kepala Kampus Publikasi dan Rumah Jurnal UIN Salatiga ini, seminar tersebut berhasil mendorong para peserta untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu teknis, sembari tetap mengandalkan keahlian manusia dalam memahami konteks budaya, bahasa, serta kedalaman narasi ilmiah.
