MENGHADAPI TANTANGAN KONSELING YANG MAKIN KOMPLEKS, PUSAT KONSULTASI DAN KONSELING TAZKIA UIN SALATIGA MENGADAKAN PELATIHAN PENANGANAN KECEMASAN DAN RESPONS TRAUMATIK MELALUI RELAKSASI DZIKIR DAN HIPNOTERAPI

SALATIGA –Pusat Konsultasi dan Konseling (PKK) Tazkia UIN Salatiga menggelar pelatihan penanganan kecemasan dan respons traumatik melalui relaksasi dzikir dan hipnoterapi pada 21-23 Juli 2026, yang bertempat di hotel Gosyen Azana dan diikuti oleh 60 peserta meliputi konselor PKK Tazkia, guru BK, serta peer counselor. Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri yang masing-masing ahli dalam bidang psikoterapi islam dan hipnoterapi, yaitu Dr. Pihasniwati, M.A., Psikolog dan Ashabul Khoir, M.Psi.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Pusat Konsultasi dan Konseling Tazkia, Dra. Siti Asdiqoh, M.Si. dan Ketua LP2M Hammam, Ph.D. dalam sambutannya, beliau mengajak peserta untuk menilik QS. Al-Fatihah dan Al-Quraisy melalui kacamata psikologi.

Selanjutnya kegiatan terdiri dari penyampaian materi, praktek, relaksasi, dan diakhiri dengan hipnoterapi bersama. Pelatihan ini diharapkan membantu konselor membedakan kecemasan biasa dengan respons traumatik ringan, dan menggunakan dzikir sebagai terapi dengan kerangka klinis yang aman dan terstandar. Selain itu, memahami dasar ilmiah hipnoterapi membantu memberikan gambaran bagaimana menggunakan hipnoterapi untuk menenangkan sistem saraf, mengurangi kecemasan dengan menggantikan pikiran negatif dengan sugesti positif yang lebih konstruktif.

Pelatihan berjalan dengan lancar, peserta aktif dalam ruang diskusi. Pelatihan ini diharapkan membawa manfaat bagi peserta dan lingkungan terutama yang bersentuhan secara langsung dengan peserta, serta mempererat hubungan kerjasama antara PKK Tazkia UIN Salatiga dengan pihak luar kampus.