SALATIGA-Pusat Konsultasi dan Konseling Tazkia UIN Salatiga menyelenggarakan Seminar Nasional Kesehatan Mental yang bertema ‘Menulis untuk Jiwa; Tuliskan, Lepaskan, dan Pulihkan’ pada tanggal 27 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 1 Fakultas Ahmad Dahlan UIN Salatiga dan dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari pengelola, konselor, serta peer konselor Tazkia, dan delegasi guru dari RA, MI, SD, SMP, MTS, MA, SMA, SMK, dan Pondok Pesantren di kota Salatiga.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dra. Siti Asdiqoh, M.Si. selaku Kepala Pusat Konsultasi dan Konseling Tazkia yang berpesan,“tiap individu membutuhkan trigger supaya kehidupannya berkembang. Namun trigger-trigger tersebut juga perlu dikelola dengan baik.”
Acara ini menghadirkan Dr. Setiawati Intan Savitri, S.P.,M.Si. dosen dari Universitas Mercu Buana Jakarta selaku pemateri yang ahli dalam bidang terapi menulis ekspresif. Dalam materinya beliau menyampaikan agar menulis sesering mungkin untuk melegakan diri sendiri, terutama saat berada di situasi yang sulit tanpa harus mengkhawatirkan EYD.
Ekspressive writing therapy berfungsi sebagai sebagai katarsis eksternalisasi masalah, dimana emosi sebaiknya di kelola, bukan ditekan atau diluapkan dengan mentah. Dr. Setiawati Intan Savitri, S.P.,M.Si. mengungkapkan bahwa menulis ekspresif lebih bermanfaat untuk pria, karena ekspektasi masyarakat terhadap lelaki yang harus maskulin sehingga lelaki dilarang menangis, dan harus menyembunyikan perasaannya. Hal tersebut membuat emosi terperangkap dan menumpuk yang dapat menjadi bom waktu, sehingga berakibat pada perilaku yang tidak diinginkan akibat dari emosi yang tidak tersalurkan dengan baik.
Selain mendapatkan materi, peserta juga mendapatkan pelatihan praktek terapi menulis ekspresif dan naratif. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator oleh Kepala Pusat Konsultasi dan Konseling Tazkia, dilanjut dengan foto bersama. Pelatihan ini diharapkan membawa manfaat bagi peserta dan mempererat hubungan kerjasama antar UIN Salatiga dengan pihak luar kampus.
