Akselerasi Hilirisasi, Kemenag Perkuat Kemitraan Strategis Penelitian PTKIN

JAKARTA – Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) terus mendorong transformasi riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan “Dukungan Penguatan Program Hilirisasi dan Kemitraan Penelitian” yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset akademik di lingkungan kampus dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Hilirisasi riset di PTKIN tidak lagi sekadar menjadi wacana, melainkan sebuah kewajiban untuk memastikan karya ilmiah yang dihasilkan memiliki nilai guna (kemaslahatan) yang nyata dan tidak hanya tertumpuk di perpustakaan.

“Hilirisasi dan kemitraan adalah kunci agar riset kita tidak berhenti pada publikasi jurnal saja. Kami mendorong para akademisi untuk menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, baik sektor pemerintah, swasta, maupun industri, guna memastikan hasil penelitian dapat diaplikasikan secara luas,” ujar perwakilan pimpinan Diktis dalam pembukaan forum tersebut.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta yang terdiri dari para pimpinan LP2M dan peneliti PTKIN se-Indonesia dibekali dengan strategi manajerial untuk mengelola kemitraan penelitian. Fokus utama kegiatan mencakup identifikasi inovasi yang siap diserap pasar, tata kelola Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pengembangan model bisnis penelitian yang berkelanjutan.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang bagi PTKIN untuk merancang ekosistem riset kolaboratif yang inklusif. Kemitraan yang dibangun diharapkan dapat memberikan solusi atas problematika moderasi beragama, ekonomi syariah, hingga isu-isu teknologi pendidikan terkini.

Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan akan lahir peta jalan hilirisasi riset yang lebih matang di tiap-tiap kampus. Sinergi yang kuat antara peneliti dan mitra industri diyakini tidak hanya akan meningkatkan citra universitas, tetapi juga memperkuat kontribusi PTKIN dalam memajukan peradaban bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompetitif.