Apresiasi Sinergi: Collaborative Award 2026 Perkuat Fondasi Pembangunan Jawa Tengah

SEMARANG – Di tengah dinamika pembangunan yang kian kompleks, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong semangat kerja sama melalui gelaran Collaborative Award 2026. Perhelatan yang berlangsung pada Senin (23/2) ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus memberikan penghargaan kepada instansi dan pemerintah daerah yang berhasil meruntuhkan ego sektoral demi pelayanan publik yang lebih optimal.

Collaborative Award 2026 adalah manifestasi dari pergeseran paradigma birokrasi, di mana keberhasilan tidak lagi dihitung dari capaian individu, melainkan dari kedalaman integrasi antarsektor.

Sejumlah perguruan tinggi lain yang turut menerima penghargaan serupa antara lain Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, UIN Walisongo, Universitas Wahid Hasyim, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Dalam sambutannya yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Pemprov Jateng, Gubernur Jawa Tengah memberikan penekanan khusus pada pentingnya sinkronisasi kebijakan di era digital. Beliau menyatakan:

“Keberhasilan pembangunan di Jawa Tengah tidak lagi diukur dari seberapa megah capaian satu instansi secara mandiri, melainkan dari seberapa jauh integritas kerja sama antarlembaga mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat. Collaborative Award ini adalah pengingat bahwa di era disrupsi ini, sinergi data dan harmonisasi kebijakan adalah kunci utama untuk memastikan tidak ada satu pun daerah yang tertinggal dalam akselerasi ekonomi.”

Penghargaan tahun ini mencakup berbagai kategori strategis, mulai dari integrasi layanan digital lintas wilayah hingga kolaborasi pelestarian lingkungan. Diharapkan, apresiasi ini mampu memotivasi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam kerangka kerja sama yang solid. Jawa Tengah hanya akan mampu melesat jika seluruh elemennya bergerak dalam satu ritme yang harmonis.