GenBI UIN Salatiga Resmi Tutup Program Desa Binaan 2026 di Candirejo

SALATIGA — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat UIN Salatiga resmi menutup rangkaian program “Desa Binaan” tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026). Kegiatan penutupan berlangsung di Balai Desa Candirejo dengan menghadirkan berbagai pihak mulai dari perangkat desa, mahasiswa GenBI, LP2M UIN Salatiga, hingga masyarakat setempat.

Program Desa Binaan merupakan bentuk pengabdian sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan GenBI UIN Salatiga selama beberapa bulan melalui berbagai bidang kegiatan, mulai dari sosial lingkungan, edukasi, kewirausahaan, public relation, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Acara penutupan diawali dengan registrasi peserta, penampilan tari, pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UIN Salatiga, serta Mars GenBI. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan musikalisasi puisi, sambutan-sambutan, laporan program kerja, penyerahan plakat, doa penutup, dan dokumentasi bersama.

Ketua GenBI UIN Salatiga, Cantika Tri Lestari, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program Desa Binaan hingga dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program kerja organisasi, tetapi juga bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun masyarakat.

“Program Desa Binaan menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa dan masyarakat. Kami berharap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Candirejo,” ujar Cantika.

Sementara itu, Pembina GenBI UIN Salatiga, HIMMI NAF’AN, S.E., M.M., mengapresiasi semangat dan konsistensi mahasiswa GenBI dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu hadir sebagai agen perubahan. Semoga program yang telah dijalankan dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Desa Candirejo, Tri Gunawan Setiyadi, juga menyampaikan terima kasih kepada GenBI UIN Salatiga atas dedikasi dan kontribusinya selama pelaksanaan program desa binaan. Ia menilai berbagai kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan edukasi sekaligus motivasi bagi masyarakat desa, khususnya anak-anak dan pelaku UMKM.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program-program dari GenBI. Mulai dari edukasi anak-anak, penghijauan, hingga pendampingan UMKM memberikan manfaat yang nyata bagi warga Desa Candirejo,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris LP2M UIN Salatiga, Ari Setiawan, S.Pd., M.M., turut memberikan apresiasi kepada GenBI UIN Salatiga atas pelaksanaan program pengabdian yang dinilai kreatif dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap sinergi antara kampus dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan lainnya.

Selama pelaksanaan program Desa Binaan, GenBI UIN Salatiga telah melaksanakan berbagai kegiatan di antaranya pembukaan desa binaan, Gerakan Tanam Bersama (Gertama) dengan penanaman sekitar 300 pohon, kegiatan cleaning up lingkungan desa, GenBI Go Healthy, GenBI Berbakat berupa pelatihan tari dan puisi, GenBI Mengajar, Education Park, pendampingan UMKM Go Legal Go Halal, QRIS Goes to UMKM, BrandCraft, UMKM Go Maps, hingga pelatihan keprotokoleran bagi siswa SMK.

Melalui penutupan ini, GenBI UIN Salatiga berharap hubungan baik dengan masyarakat Desa Candirejo tetap terjalin serta berbagai program yang telah dirintis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.