UIN Salatiga Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dengan Yemeni Students Union in Indonesia

​SALATIGA – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui audiensi penjajakan kerja sama dengan organisasi Yemeni Students Union in Indonesia. Pertemuan strategis yang berlangsung pada Selasa (12/05/2026) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, jajaran Pascasarjana, serta Pusat Kerja Sama Internasional LP2M UIN Salatiga.

​Presiden Yemeni Students Union in Indonesia, Abdurazzaq, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen penuh untuk mendukung mahasiswa internasional di seluruh penjuru Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menawarkan berbagai program unggulan yang potensial untuk disinergikan dengan UIN Salatiga. Program-program tersebut mencakup kursus bahasa Indonesia, pengembangan platform digital, distribusi data, forum musim panas khusus mahasiswa perempuan, hingga kegiatan culture corner yang telah sukses diselenggarakan sebanyak lima kali.

​Hingga saat ini, organisasi tersebut telah menjalin jejaring luas dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Rekam jejak keberhasilannya tercermin dari tersebarnya anggota yang mencakup 216 di jenjang sarjana (S1), 48 magister (S2), dan 17 doktor (S3), dengan konsentrasi studi mayoritas pada bidang teknologi rekayasa (engineering technology).

​Kepala Kantor Urusan Internasional UIN Salatiga, Marisa Fran Lina, M.Pd., memaparkan bahwa terdapat sejumlah prosedur administratif yang harus dipenuhi dalam proses kerja sama ini, antara lain verifikasi Apostille, legalisasi stempel Kedutaan Besar di Jakarta, serta sertifikasi kemampuan akademik bagi mahasiswa asal Yaman. Proses pemenuhan syarat tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan. Terkait mekanisme perkuliahan, beliau menambahkan bahwa mahasiswa asal Yaman diharapkan memiliki kemandirian finansial untuk biaya hidup selama menempuh studi. Namun demikian, pihak universitas membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa internasional yang bersedia memilih program studi yang tingkat pendaftarnya masih rendah dari kalangan mahasiswa asing.

​Menanggapi rencana tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Salatiga, Prof. Dr. Suwardi, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya tindak lanjut yang konkret pascapertemuan ini. Beliau menilai tawaran kerja sama ini sangat prospektif dan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak. Mengingat Yemeni Students Union in Indonesia saat ini belum memiliki kerja sama formal dengan pemerintah pusat, Prof. Suwardi menyarankan agar inisiasi kegiatan dapat diajukan langsung melalui izin Rektor UIN Salatiga agar kemanfaatan program tetap dapat dirasakan meski dalam bentuk kolaborasi kegiatan sektoral.

​Sebagai langkah awal, Abdurazzaq menyatakan kesiapan organisasi untuk segera melakukan proses seleksi bagi mahasiswa Yaman yang berminat menempuh pendidikan di UIN Salatiga dalam waktu dekat. Kolaborasi internasional ini diharapkan menjadi katalisator penting bagi UIN Salatiga dalam memperkokoh posisi dan rekognisinya di kancah global.

-D. B. S